3 Varietas Lengkeng Pilihan

Tren menanam lengkeng tengah marak. Dimocarpus longan yang ditanam merupakan lengkeng dataran rendah yang bersifat genjah. Pada umur 8-18 tanaman lengkeng itu belajar berbuah. Saat ini terdapat 3 varietas lengkeng dataran rendah yang selalu direkomendasi untuk ditanam, yakni lengkeng diamond river, lengkeng pingpong, dan lengkeng itoh. Seluruhnya cocok ditanam di pekarangan.

Dari ketiga varietas itu, lengkeng  diamond river dan pingpong merupakan lengkeng dataran rendah sejati. Lengkeng diamond river berasal dari Vietnam yang berkembang di kebun-kebun produksi di dataran rendah di Thailand.

Dari negeri Gajah Putih itu, lengkeng diamond river menyebar ke Indonesia dan Malaysia. Bagaimana lengkeng itoh? Varietas ini sesungguhnya bukan lengkeng dataran rendah. Itoh yang berkembang di Thailand banyak ditanam di bagian utara Thailand seperti di Chiangmai dan Lamphun yang merupakan dataran menengah ke atas. Namun dalam perkembangannya, lengkeng itoh diadaptasikan di dataran rendah sehingga banyak ditanam di Rayong.

1. Lengkeng diamond river. Sifat unggul diamond river terletak pada sosok tanaman dengan percabangan banyak dan produktivitas tinggi. Diamond river berbuah sepanjang tahun. Rasa buah manis, tapi berkualitas rendah. Daging buah tipis, transparan, dan berair.

2. Lengkeng pingpong. Sebutan pingpong karena ukuran buah jumbo. Meski berbuah besar, ukuran biji juga besar. Sosok tanaman pingpong memiliki pucuk cenderung tumbuh memanjang dan jarang bercabang. Dompolan pingpong cukup lebat. Namun karena percabangan sedikit, total buah pada satu pohon terlihat menjadi sedikit. Pingpong berumur 2 tahun rata-rata mempunyai 4-5 cabang. Itu artinya akan terdapat 4-5 dompol buah yang terbentuk. Setiap dompol rata-rata berisi 20-25 buah.

3. Lengkeng itoh. Secara kualitas itoh paling bagus. Inilah lengkeng impor yang kerap dijajakan di pasar swalayan. Daging buah itoh kering, manis, tebal, dan renyah. Produksi itoh di Thailand dan Malaysia sudah terbukti tinggi, tapi di tanahair belum bisa menyaingi keberhasilan pekebun itoh di kedua negara itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

69 + = 78