Ajak Muraibatu Poligami

muraibatu-3Muraibatu poligami? Itu yang dilakukan Amiril M. di Malang, Jawa Timur. Kepada kontibutor Bebeja.com, Faiz Yajri, Amiril menjelaskan dengan poligami seekor jantan muraibatu dikawinkan 4 betina.

Yang dilakukan Amirul memang di luar kebiasaan. Para penangkar muraibatu melakukan monogami: satu jantan dengan satu betina dan tidak pernah berganti pasangan.

Proses poligami pada muraibatu tidak sulit. Seekor jantan dikawinkan terlebih dahulu dengan seekor betina. Jika lancar sepekan pascakawin, betina mulai bertelur. Saat itulah pejantan diambil lalu dikawinkan dengan betina lain dan seterusnya sampai betina ke-4. Sebab itu pejantan yang hendak berpoligami harus prima. Jantan muraibatu yang prima akan menghasilkan anakan muraibatu berkualitas.

Menurut Amiril kandang tempat muraibatu kawin sebaiknya memiliki kelembapan sekitar 90% dengan suhu 20-30 derajat celcius serta bersirkulasi udara lancar. Di alam muraibatu menyukai suhu dingin. Bila suhu panas, muraibatu sulit bertelur.

Nah pilihlah induk muraibatu bermental bagus, volume suara tebal dan besar, serta bentuk tubuh sempurna (katurangan). Jantan tangguh memiliki ciri bentuk kepala besar, mata besar melotot, dan paruhnya proporsional. Umur induk jantan sudah mencapai 1,5-2 tahun karena organ reproduksinya telah sempurna. Lebih baik jika pejantan pernah juara lomba sehingga keindahan suaranya sudah teruji.

Muraibatu betina harus genit. Cirinya begitu didekati pejantan, betina langsung “ngeper” atau salah tingkah dengan rajin bergerak ke sana kemari. Itu tanda betina siap kawin Calon-calon induk muraibatu itu setiap hari diberi pakan alami berupa kroto, ulat, dan jangkrik.

Porsinya? AD libitum alias suka-suka. Menurut pengalaman Amiril pakan alami mempunyai kadar protein lebih tinggi dibanding pakan pabrik. Kadarnya mencapai 40%, pakan pabrik biasa kurang dari 20%. Kekhawatiran muraibatu susah kawin lantaran kegemukan akibat protein tinggi bisa ditepis Amirul dengan cara membiarkan muraibatu bebas bergerak di kandang.

Berkat pakan alami itu, Amirul menuturkan kondisi burungnya selalu prima dan tidak mudah sakit. Selain itu produksi telur pun tinggi. Rata-rata betina bertelur 4 butir, penangkar lain 2-3 butir. Amiril menuturkan pernah dijumpai sampai bertelur 6 butir. Persentase tetas pun tinggi, nyaris 100% dengan perbandingan anak jantan dan betina 50:50. Masa mengeram muraibatu 12-16 hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 2 =