Bebeja Flona 2017 (1): Semarak Hutan Di Lapangan Banteng

Tak perlu melancong jauh bagi Sabarno (35 tahun) untuk mengajak sang buah hati melongok sosok hutan tropis. Pria dari Tanjungpriok, Jakarta Utara itu membawa Intan (7 tahun) ke Flona 2017 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Harap mafhum, pada pameran flora dan fauna (Flona) oleh Pemprov DKI itu terdapat anjungan tropical journey, miniatur hutan tropis.

Miniatur hutan tropis itu merupakan salah satu dari tema hutan yang dibikin untuk memberi edukasi pada pengunjung. Yang lain adalah hutan kota dan hutan mangrove alias bakau. Yang disebut terakhir, tidak hanya menampilkan tanaman bakau Rhizophora sp, tapi beberapa tumbuhan pesisir pantai seperti keben Barringtonia sp dan nyamplung Calophylum inophyllum.

Pameran Flona 2017 yang digelar 21 Juli-21 Agustus 2017 itu juga menyuguhkan aneka stan, seperti tanaman hias, obat, buah, hingga satwa klangenan serta saprotan pertanian. Khusus stan tanaman buah, mangga, jambu, sawo, dan tin masih mendominasi. “Saya tertarik untuk membeli mangga kiojay,” ujar Riki dari Meruya, Jakarta Barat.

Menurut Edy Soesanto dari Nurseri Tebu Wulung pada bebeja.com, jenis buah yang dijajakan pada pameran itu sudah akrab dengan pehobi. “Yang tergolong agak baru adalah anggur,” ujar penangkar aneka buah di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu. Komunitas anggur dari Bekasi menyuguhkan jenis-jenis anggur dari mancanegara yang adaptif ditanam di tanahair, seperti jenis anggur ukraina yang bercorak hijau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

34 − = 26