Berkebun Stevia Di Pot

berkebun-stevia-di-potSujito di Dramaga, Bogor, Jawa Barat berkebun stevia Stevia rebaudiana di pot sejak medio 2015. Penderita kencing manis itu menanam sekitar 25 pot stevia di lahan 100 m2. Pria 45 tahun itu memang sengaja berkebun tanaman yang merupakan pemanis alami nonkalori tersebut untuk dikonsumsi sendiri.

Cara konsumsi stevia yang dilakukan Sujito sederhana. Sujito sebelumnya mengeringkan daunnya selama 2-3 hari agar awet disimpan. Beberapa daun kering itu lantas ditaruh dalam gelas dan diseduh memakai air panas. Air seduhan berwarna kekuningan dan beraroma harum. “Rasanya mirip teh dan cukup manis,” ujar karyawan swasta periklanan tersebut.

Tanaman yang diperkenalkan oleh Dr Moises Bertoni pada 1901 itu cukup mudah dirawat. Sujito menuturkan media tanam yang dipakai bersifat porous sehingga sirkulasi udara dan air lancar. Ia menggunakan komposisi media seperti tanah, kompos, pupuk kandang ayam, dan sekam mentah dengan perbandingan 1:2:1:0,5. “Sesekali tanaman diberi pupuk NPK supaya subur daunnya,” kata Sujito.

Sebab tanaman akan tumbuh memanjang ke atas, Sujito juga mempersiapkan ajir bambu. “Ajir bambu cukup ditancapkan di pot apabila batang tanaman terlihat mulai rebah. Cukup diikat memakai rafia,” kata penderita diabetes tipe 2 lantaran pola hidup itu. Perawatan lain, Sujito hanya rajin menyiram sehari sekali saban sore.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 2 = 2