Bertandang Ke Tsukiji Fish Market

Bagi penggemar ikan laut rasanya belum pas bila berkesempatan berkunjung ke Jepang, tidak bertandang ke Tsukiji Fish Market di Tokyo. Itulah pasar ikan terbesar di dunia. Bayangkan setiap hari tidak kurang dari 2.880 ton dari 450 jenis ikan diperdagangkan di sana dalam keadaan segar.

Suasana hiruk-pikuk mulai tengah malam hingga pagi menjadi pemandangan sehari-hari kecuali Rabu dan Sabtu yang memang menjadi hari libur di pasar tersebut.

Kondisi Tsukiji Fish Market yang bebas bau, kecuali bau amis ikan tersebut menjadi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin melihat berbagai macam lelang jenis ikan, terutama tuna raksasa yang menjadi bahan dasar masakan sashimi. Bahkan saking berkelasnya lelang tuna di sana, pada 2011 silam tuna berbobot 342 kg yang ditangkap nelayan di laut Utara Hokkaido memegang rekor harga lelang tertinggi. Tuna jenis single blue fin tuna itu laku dijual seharga 270.000 poundsterling (1 poundsterling = Rp14.000).

Tsukiji Fish Market yang diresmikan pada 2 Februari 1935 itu sudah ada sejak abad ke-16 di zaman Kaisar Edo. Pasar yang semula bernama Uogashi itu dibangun Tokugawa Ieyasu, Kaisar pertama Edo, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tokyo.

Pasokan ikan saat itu berasal dari nelayan-nelayan Osaka dan Tsukudajima. Seiring waktu Uogashi menjadi besar, bahkan memiliki sekitar 20 pedagang kelas berat pada saat itu. Sayang, gempa kanto yang datang pada 1923 menghancurkan pasar tersebut hingga rata dengan tanah, sebelum kemudian dibangun kembali dan diresmikan pada 1935.

Cukup mudah untuk mencapai Tsukuji Fish Market. Cukup berjalan kaki sedikit dari Tsukiji Subway Station jalur Oedo Line Exit A1, atau 10 menit jalan kaki dari Tsukiji Subway Station jalur Hibiya line exit 1. Pilihan lain berjalan kaki sekitar 10 menit dari Higashi Ginza Subway Station jalur Hibiya Line exit 6.

Nah bagi wisatawan yang ingin melihat lelang tuna terlebih dahulu melakukan reservasi karena tempat yang disediakan pengelola lelang untuk wisatawan hanya 120 orang. Acara lelang dibagi 2 tahap. Tahap pertama dimulai pukul 05.25-5.50 yang boleh disaksikan oleh 60 orang pendaftar pertama. Berikutnya 60 orang ikut dilelang kedua pada pukul 05.50-06.15.

Seandainya sudah puas melihat lelang dan Anda lapar, jangan khawatir. Di Tsukuji Fish Market banyak terdapat kedai-kedai masakan ikan yang ramai pengunjung. Mengapa ramai? Rupanya banyak wisatawan bahkan penduduk lokal ingin merasakan sensasi memakan daging ikan paling fresh langsung dari tangan nelayan, yang bercitarasa manis dan segar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 15 = 16