Home » Archives by category » Pelatihan » Seri Manajemen
Hal Biasa Jadi Luarbiasa

Hal Biasa Jadi Luarbiasa

Saya pernah mendengar sebuah cerita tentang dua pekerja tukang batu yang tengah diwawancara oleh seorang reporter saat tengah terlibat dalam pembangunan gedung berarsitektur indah. Sang reporter bertanya kepada pekerja pertama, “Apa yang Anda kerjakan?”. Sang pekerja menjawab dengan mengeluh bahwa ia tak ada bedanya dengan budak yang dibayar sangat rendah hanya untuk memasang batubata di […]

Buatlah Keputusan Benar

Pernahkah Anda merasakan hidup tanpa keputusan? Misalnya setelah Anda mengikuti interview seleksi karyawan pada suatu perusahaan. Setelah itu tidak ada keputusan dari perusahaan, apakah Anda diterima atau ditolak. Anda harus menunggu tanpa kepastian? Kehidupan tanpa keputusan ini tentu tidak nyaman, karena tanpa kepastian. Sebenarnya setiap saat dalam kehidupan Anda setiap harinya adalah hasil keputusan (Decision […]

Continue reading …
Arti Komunikasi Profesional

Dalam kasus yang ekstrim, efektivitas komunikasi dapat membuat perbedaan situasi antara hidup atau mati. Contohnya, ketika salah komunikasi terjadi, sebuah pesawat terbang yang terbang dengan kecepatan 700 km per jam bisa mengalami kecelakaan. Kejadian fatal pada pasien saat di operasi. Kecelakaan kerja di industri besar, seperti industri yang berbasiskan tenaga nuklir. Dalam kehidupan bisnis, sering […]

Continue reading …
Jadilah Manajer Berkompeten

Dalam suatu proses Training Need Analisis (TNA), saya menemui Presiden Direktur sebuah perusahaan tekstil yang mengeluhkan: saya punya banyak manajer, tapi mereka tidak kompeten. Mereka tidak bisa membuat keputusan efektif dan sekaligus efisien! Kompetensi sudah menjadi kata baku dalam bisnis di Indonesia. Kita sering mendengar ada pemimpin yang tidak berkompeten. Manajer yang tidak berkompeten. Bahkan banyak kata kompeten dipakai […]

Continue reading …
Inilah Pribadi Sarjana Unggul

Benarkah seorang sarjana mudah masuki dunia kerja hanya mengandalkan nilai akademis tanpa nilai kepribadian unggul. Dalam kesempatan menseleksi calon pekerja, kami menemukan banyak sarjana dengan Indeks Prestasi (IP) memuaskan sampai sangat  memuaskan, tapi ternyata  gagal  dalam wawancara kerja. Penyebabnya karena mereka gagal menampilkan ciri-ciri kepribadian unggul. Tanpa kepribadian unggul, seorang sarjana cenderung sulit berinteraksi dengan […]

Continue reading …