Home » Archives by category » Konservasi » Konservasi Alam (Page 2)
Selamatkan Kayu Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan tingkat biodiversitas tinggi di dunia selain Brasil, Kolombia, dan Zaire. Dengan luas daratan mencakup 1,3% dari total luas daratan dunia, Indonesia menyimpan 30.000-35.000 jenis tumbuhan. Jatna Supriatna PhD dalam buku Melestarikan Alam Indonesia menyebutkan Provinsi Papua di ujung timur Indonesia memiliki keragaman tumbuhan tertinggi, mencapai 19.000-20.000 jenis. Jawa dan Sumatera menjadi rumah bagi 10.000 […]

Continue reading …
Konservasi Alam Di Bandara Changi Singapura

Sebutan bandara top dunia pantas disematkan kepada Bandara Changi di Singapura. Tak hanya nyaman, aman, dan menyenangkan, Bandara Changi yang melayani 200 bandara tujuan lain di seluruh dunia juga memiliki kepedulian terhadap konservasi flora secara exsitu atau di luar habitat aslinya. Hal ini bisa menjadi contoh untuk bandara di tanahair. 1. Taman Kaktus. Taman yang […]

Continue reading …

Borneo Hutan Tersisa

1 Comment
Borneo Hutan Tersisa

Kalimantan atau lebih dikenal sebagai Borneo adalah pulau ketiga terbesar di dunia, menyelimuti wilayah seluas 743.330 kilometer persegi (287.000 mil persegi), atau sedikit lebih dari dua kali luas Jerman. Secara politis, pulau ini terbagi antara Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Borneo Indonesia dikenal dengan Kalimantan, sementara Borneo Malaysia dikenal dengan Malaysia Timur. Nama Borneo sendiri berasal […]

Continue reading …

Sayangilah Gua

No Comment
Sayangilah Gua

Gua memang tidak bernyawa, tetapi ia dapat tumbuh melalui kehadiran ornamen gua seperti stalaktit dan stalakmit. Dari hasil uji melalui pengukuran Uranium thorium (U-Th) di Jepang terungkap stalakmit sepanjang 40 cm itu berumur 1.000 tahun. Artinya untuk tumbuh 1 cm, stalakmit butuh waktu 25 tahun. Pertambahan panjangnya luar biasa lambat. Bahkan waktu pembentukan stalaktit mungkin […]

Continue reading …
Sarang Semut Papua Sampai Jawa

Sarang semut tenar sebagai salah satu obat herbal yang mampu mengatasi beragam kanker. Sumber sarang semut dalam publikasi jurnal ilmiah The Tuberous Epiphytes of The Rubiaceae 5: A Revision of Myrmecodia oleh C.R Huxley dari Departement of Plant Sciences Oxford University di Inggris, disebutkan Papua, terutama Papua Nuigini. Dari 26 spesies sarang semut alias myrmecodia […]

Continue reading …
Page 2 of 3123