Home » Archives by category » Konservasi » Konservasi Flora Fauna
Belajar Dari Orangutan

Belajar Dari Orangutan

Orangutan betina memanfaatkan sirih hutan sebagai obat untuk mencegah perdarahan pascamelahirkan. nenek moyang kita ternyata meniru hingga turun-temurun agar perempuan sehabis melahirkan meminum rebusan daun sirih. Selain membersihkan organ reproduksi, daun sirih mujarab serta mempercepat pengeringan luka sehingga meminimalisir perdarahan. Manusia memang banyak belajar dari orangutan. Orangutan merupakan kera merah yang dijumpai di Asia Tenggara […]

Selamat Datang Kembali Ikan Pelangi Papua

Gerald R Allen, peneliti ikan dari Australia mungkin tercekat haru saat mendengar kabar ini: ikan pelangi Melanotaenia ajamaruensis ditemukan kembali. Ingatan pakar ikan yang sudah menulis 437 publikasi ilmiah itu akan melayang pada masa 30 tahun silam ketika meneliti ikan pelangi di Papua. Saat itu Gerald menghabiskan waktu hingga 7 tahun sejak 1982-1989 untuk menjumpai […]

Continue reading …
Tebar Ikan Di Sungai Ciliwung

Ingatan Idang, warga Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melayang 40 tahun silam ketika ayah 2 anak itu duduk di bangku sekolah dasar. “Setiap hari pulang sekolah pasti mancing dan pulang membawa banyak ikan,” ujarnya menunjuk aliran Sungai Ciliwung kepada Bebeja.com. Favorit Idang adalah ikan benteur dan jeler. Seiring waktu dan perubahan kondisi […]

Continue reading …
Kuning Telur Burung Mamoa 69%

Pernah mendengar burung Mamoa alias burung gosong maluku? Anggota keluarga Megapoda itu merupakan burung endemik Maluku Utara. Eulipoa wallacei itu memiliki sifat unik yakni tidak mengerami telurnya seperti jamaknya unggas lain. Burung mamoa betina akan membenamkan telur itu di dalam pasir serta memanfaatkan panas dari pasir yang diperoleh dari sinar matahari atau panas dari dalam […]

Continue reading …
Kebajikan Sang Kelelawar

Mulut Gua Petruk di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, itu relatif besar. Tinggi mulut gua mencapai satu setengah kali tinggi tiang listrik. Itu sebabnya untuk memasukinya tidak perlu membungkuk seperti saat menyusuri lorong Gua Barat–berjarak satu kilometer ke selatan Gua Petruk–yang tinggi mulut guanya 1,5 m. Hamparan feses terserak di sepanjang aliran sungai di sisi dalam […]

Continue reading …
Page 1 of 7123Next ›Last »