Home » Archives by category » Konservasi (Page 18)
Pesona Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) merupakan salah satu taman nasional tertua di Indonesia dengan luas sekitar 21.975 ha. Secara administrasi TNGP berada di 3 kabupaten di Jawa Barat, yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur. Apa arti penting TNGP? Sebagai kawasan konservasi dengan misi untuk perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan sumber daya alam secara […]

Continue reading …
Badak Sumatera Melahirkan!

Setelah hampir seabad lebih dinanti masyarakat pencinta satwa liar dunia, Ratu, induk betina badak Sumatera bercula dua Dicerorhinus sumatrensis melahirkan seekor anak badak jantan di penangkaran Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung. Peristiwa tersebut menjadi fenomenal dalam dunia konservasi hewan lantaran selama 120 tahun terakhir belum dijumpai informasi tentang keberhasilan badak sumatera melahirkan secara alami […]

Continue reading …
Selamatkan Mentok Rimba

Populasi mentok rimba Cairina scutulata di Indonesia tak lebih dari 200 ekor hingga medio 1990-an. Populasi terbesar berada di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung yang mencapai separuh populasi yang tersebar di Pulau Sumatera itu. Sayang saat ini populasinya terus menurun seiring gangguan habitat seperti kebakaran hutan dan aktivitas perburuan. Data terakhir pada 2001 menyebutkan […]

Continue reading …
Harimau Sumatera Harta Impian

Indonesia pernah memiliki 3 dari 8 sub spesies harimau di dunia, yakni harimau sumatera Panthera tigris sumatrae), harimau jawa P.t. sondaica), dan harimau bali P.t. balica). Kecuali harimau sumatera, harimau jawa dan bali telah punah, masing-masing pada 1940-an dan 1980-an. Yang menyedihkan, harimau sumatera telah masuk kategori terancam punah (IUCN-Cat Specialist Group 2002) dengan populasi […]

Continue reading …
Hati-hati Menebang Pohon!

Manusia adalah penyumbang gas CO2 terbanyak ke udara. Salah satu kegiatan manusia yang melepaskan emisi CO2 adalah pembakaran lahan, emisi kendaraan bermotor dan limbah pabrik. Dampak dari pembakaran lahan itu semakin besar bila tidak terkendali. Hal itu mengakibatkan terjadinya peningkatan konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK) yaitu CO2 di atmosfer. Efek rumah kaca merupakan kecenderungan peningkatan […]

Continue reading …