Duduk Perkara Jambu Berulat

Betapa sebalnya Fadhilah saat menjumpai sepasang tabulampot jambu air dan jambu batu miliknya, buahnya berulat. Padahal pehobi di Bandung, Jawa Barat itu berharap dapat memanen buah-buah ranum. Namun apa daya, saat buah tersebut dibelah yang dijumpainya segerombolan ulat dan belatung.

Bagaimana duduk perkara mereka menyantap buah itu terlebih dahulu? Sejatinya, buah-buah berkulit tipis seperti jambu, apel, atau mangga rentan diserang ulat.

Ulat-ulat itu datang karena buah memang menyediakan sumber pakan bagi mereka, yakni gula dari hasil fotosintesis. Gula tersebut menjadi sumber karbohidrat bagi ulat. Sebab itu, coba perhatikan bila buah-buah berasa masam jarang sekali diserang ulat. Mereka memang tidak doyan lantaran kadar gula buah rendah.

Ulat juga pintar. Ia akan mencari buah-buah manis berkulit tipis. Jarang buah berkulit tebal seperti durian atau kawista saat dibelah berisi ulat. Kalaupun ada, serangga yang membawa telur (nantinya menjadi ulat, red), ia tidak mempunyai pilihan lain. Serangga tersebut akan menaruh telur itu pada saat kulit buah masih muda. Kulit buah muda lebih mudah ditembus si ulat nantinya.

Ulat tidak mungkin berkembang saat buah masih berukuran pentil. Saat pentil rasanya masih sepat. Itulah peluang untuk membungkus buah. Caranya mudah: ambil plastik memanjang seperti plastik es, lantas bungkus pentil buah tersebut.

Bagian bawah plastik tetap dibiarkan terbuka supaya pentil jatuh ke bawah saat ia tidak berkembang menjadi buah. Itu juga menjaga sirkulasi udara tetap lancar. Pentil buah yang terbungkus plastik rapat tanpa ada sirkulasi udara mudah rontok karena kepanasan.

Apakah serangga bisa masuk? Serangga terbang menyamping, tidak tegak lurus. Ia akan kesulitan bila posisi lubang masuk berada di bawah. Kalaupun bisa masuk, ia perlu merayap bak lebah. Namun dengan struktur tubuh serangga yang ada, ia tetap kesulitan bila memaksa merayap dari dinding luar plastik ke dalam. Dengan cara sederhana itu, 70% buah berkulit tipis dan manis bisa selamat dari serangan ulat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 3 =