Fakta Gedebok Pisang Untuk Pakan

“Kalau tersedia saya biasanya memberikan cacahan batang pisang,” ujar Sajudin di Kecamatan Cempaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Sajudin yang memiliki 15 kambing itu lebih sering menggembalakannya di area terbuka yang ditumbuhi rerumputan. Doyan? Lantaran diberikan sesekali saat tersedia, kambing-kambing itu tidak selalu menghabiskannya.

Pemanfaatan batang pisang sebagai pakan memang sudah banyak diaplikasi peternak. Tak hanya diberikan segar, ia juga dapat diberikan setelah difermentasi terlebih dahulu selama 8-10 hari sebagai pakan tambahan pada penggemukkan kambing dan domba. Pakan tambahan itu biasanya dikombinasi pula dengan aneka bahan lain seperti dedak serta bungkil kedelai.

Sejatinya gedebok pisang memiliki nilai palatabilitas rendah. Palatabilitas menunjukkan sebuah respon dari ternak terhadap pakan yang diberikan. Respon tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti rasa, warna, serta bau. Nilai palatabilitas rendah juga memperlihatkan terdapat gangguan untuk mencerna bahan organik, terutama protein kompleks. Pada gedebok pisang gangguan itu disebabkan oleh kehadiran senyawa tanin.

Meskipun berefek pada tingkat kecernaan ternak, kehadiran senyawa tanin dari gedebok pisang justru memberikan keuntungan lain pada kambing atau domba dalam jumlah terbatas. Riset Prof (Riset) I Wayan Mathius dan rekan dari Balai Penelitian Ternak yang termaktub dalam Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner Volume 6 pada 2001, memperlihatkan senyawa tanin pada gedebok pisang yang diberikan 0,5 kg/hari/ekor pada domba dapat memberikan perlindungan terhadap perombakan protein kasar di rumen, sekaligus meningkatkan jumlah asam amino tanpa mengurangi kemampuan hidrolisis protein di abomasum dan usus kecil.

Perlindungan tersebut otomatis akan meningkatkan protein lolos cerna dari degradasi di rumen lantas masuk ke usus kecil serta siap dihidrolisis secara enzimatis. Pada ujungnya proses tersebut akan menyediakan protein siap di serap tubuh sehingga domba pun dapat tumbuh dan berkembang maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

96 − = 91