Labu Siam Sehatkan Usus

Di usia tergolong muda, 28 tahun, Siti Rukmanah di Jetis, Yogyakarta acapkali didera sembelit dan kembung. “Pola makan saya tidak baik selepas sekolah menengah atas (SMA, red),” ujar pegawai swasta itu. Siti mengandalkan obat bebas untuk mengatasi masalah di organ pencernaan tersebut, meski efek kesembuhannya sementara.

Ketergantungan obat itu yang mengusik kakak sang ibu yang kediamannya selama beberapa waktu menjadi tempat Siti saat sibuk mencari kerja. Bude (kakak ibu, Jawa, red) menyuruh untuk mengonsumsi labu siam. Sang bude pula yang justru rajin membeli labu tersebut di pasar lantas merebusnya untuk Siti. “Sebuah labu direbus dengan 1,5 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Labunya dimakan juga airnya diminum,” ujar Siti.

Tak sampai 5 hari, perempuan penyuka bakso itu merasakan kondisinya mulai berubah. “Sembelit dan kembung mulai jarang muncul dan perut terasa enak,” ujarnya. Yang menggembirakan, berselang 2 pekan sejak rutin konsumsi, Siti benar-benar terbebas dari sembelit dan kembung.

Sechium edule yang populer disebut waluh itu mengandung sejumlah senyawa seperti alkaloid, saponin, kardenolin, dan flavonoid, yang terbukti ilmiah mampu mengatasi beragam keluhan Inflammatory Bowel Disease (IBD) alias penyakit peradangan usus yang ditunjukkan oleh aneka gejala seperti diare, sembelit, rasa nyeri pada perut, sendawa dan kembung.

Riset Arinda Nala Kusuma, Aulanni’am, Dyah Kinasih Wuragil dari Program Studi Kedokteran Hewan, Program Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya, memperlihatkan kemampuan air perasan labu siam untuk menurunkan aktivitas protein ileum pada hewan percobaan tikus Rattus norvegicus.

Aktivitas protein ileum itu yang memicu aneka gejala IBD yang bila dibiarkan oleh penderita IBD menyebabkan sejumlah masalah seperti pendarahan dan infeksi berat saluran usus, usus tersumbat, hingga usus berlubang. Itu efek dari dinding usus semakin tipis akibat peradangan dalam jangka lama. Riset itu membuktikan peran senyawa flavonoid pada labu siam yang meredam aktivitas protein ileum melalui mekanisme antioksidan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

38 − 33 =