Mawar Berbunga Dengan Air Kelapa Tua

Savitri sangat menyukai tanaman mawar. Teras rumah perempuan 37 tahun di Pondokcabe. Tangerang Selatan, Provinsi Banten itu disesaki sejumlah pot mawar berbunga merah dan putih. Awalnya merawat tanaman mawar, acapkali Savitri kecewa lantaran mawar di pot yang dibeli mogok berbunga.

Belakangan ibu 2 putri itu menemukan cara sederhana atas anjuran mertua. “Saya menyemprotnya rutin dengan air kelapa tua,” ujar Tri, panggilan akrab Savitri. Air kelapa itu mudah diperolehnya saat berbelanja ke pasar tradisional. Sebelum disemprotkan 2 kali sehari saban pagi dan sore hari selama 3 pekan, Tri memangkas cabang-cabang tua. “Mawar yang mogok mau berbunga lagi,” ujarnya.

Sejatinya, air kelapa tua bersifat retardan alias memiliki zat penghambat tumbuh. Itu bertolak belakang dengan air kelapa muda yang justru mempunyai kandungan hormon tumbuh berupa giberelin, auksin, dan sitokinin. Dengan sifat retardan pada air kelapa tua itu, fase vegetatif mawar terhambat, tapi fase generatif dengan ciri tanaman berbunga lebih dominan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

45 + = 48