Panen Mangga Di Luar Musim

mangga

Mangga merupakan komoditas yang disukai pasar lokal dan mancanegara. Sayang, kontinuitas pasokan seringkali menjadi batu sandungan, terutama untuk memenuhi pasar ekspor.

Biang keladinya adalah mangga yang panen raya pada September-Oktober itu sulit berbuah di luar musim. Namun dengan pemakaian paklobutrazol, mangga tersebut dapat berbunga dan berbuah di luar musim.

Sejatinya, tanaman mangga butuh musim kering panjang agar memicu pembungaan. Pada saat tunas akan menjadi bunga, kadar hormon tumbuh pada tanaman, yakni giberelin menurun.

Di sinilah letak penting dari membungakan mangga di luar musim, yaitu mengatur penurunan kadar giberelin itu. Paklobutrazol bermanfaat menghambat proses biosintesis giberelin sehingga kadarnya menurun yang berujung pada berbuahnya tanaman mangga.

Riset paklobutrazol oleh peneliti Pusat Kajian Buah Tropika IPB, mengungkapkan bila aplikasi dilakukan saat tanaman memasuki masa dorman yang dihitung setelah buah selesai dipanen. Namun perlakuan paklobutrazol ketika tunas sedang tumbuh justru berefek menghambat pertumbuhannya. Masa pas untuk aplikasi paklobutrazol adalah 20 hari setelah tunas baru muncul dengan penanda warna daun terakhir hijau tua.

Paklobutrazol diberikan dengan cara disiramkan di sekeliling tanaman di bawah tajuk. Larutan yang digunakan harus mengandung 4-16 gram/liter bahan aktif. Semakin besar ukuran pohon, makin banyak bahan aktifnya. Pemberian cukup dilakukan satu kali. Tanaman berumur 5 tahun dengan dosis 4 gram/liter/tanaman. Setelah 7 tahun dosisnya bisa dinaikkan menjadi 8-10 gram/liter/tanaman.

Perlakuan paklobutrazol perlu diimbangi dengan pemberian kalium nitrat KNO3 supaya tanaman bisa berbunga bersamaan. Kalium nitrat tersebut diberikan 2 bulan setelah perlakuan paklobutrazol. Caranya dengan menyemprotkan pada mata tunas atau pucuk.

Frekuensi pemberian 2-3 kali setiap 2-3 hari dengan konsentrasi 40 gram/liter/pohon. Indikasi keberhasilan kombinasi tersebut tampak dari bunga muncul serempak 2 bulan berikutnya. Bunga itu dijumpai tidak hanya pada pucuk tanaman, tetapi juga di batang.

Pada pohon tua, pemberian paklobutrazol lebih efektif bila disemprotkan. Mangga siap berbunga umur 3-4 tahun dan perlakuan paklobutrazol paling bagus pada saat pohon berumur 5-6 tahun atau minimal pernah berbuah 2 kali.

Tanaman muda tidak disarankan diberi perlakuan sebab memicu tanaman menjadi kerdil. Pemberian paklobutazol pada tanaman sama dapat diulangi berselang 1 tahun dengan mengurangi dosis sampai 3/4 karena sisa paklobutrazol sebelumnya masih tersimpan di tanaman sampai 2 tahun.

Dengan perlakuan paklobutrazol dan kalium nitrat, jumlah bunga sempurna mekar meningkat dan peluang produktivitas buah meningkat juga tinggi. Namun pada saat mangga dibungakan di luar musim, terdapat sejumlah catatan, yakni pastikan pembungaan tidak terjadi pada musim hujan yang menyebabkan bunga rontok. Sebaliknya, bila kondisi cuaca menyebabkan tanaman kurang air, rajinlah menyiramnya. Ciri tanaman kurang air ialah bunga layu dan kering.

2 Responses to Panen Mangga Di Luar Musim

  1. Kalau pupuk KNO3 disemprotkan ke bunga mangga boleh tidak? Berapa dosis untuk per liter air? Terimakasih

    • Pupuk KNO3 yang mengandung natrium, nitrogen, kalium, dan boron dapat disemprotkan, tetapi tidak ke bunga, karena bunga tidak memiliki kemampuan menyerap. Penyemprotan dilakukan pada daun, terutama di balik daun yang terdapat stomata sebagai jalan masuk unsur pupuk tersebut ke tanaman. Dosis biasanya sudah tertera dalam kemasan. Salam bebeja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

50 − = 44