Produksi Batang Bawah Alpukat

Tak ada yang aneh saat bebeja.com melihat bedeng berukuran 10 m x 2 m berdinding bekas karung plastik beras di Tebu Wulung Nurseri di Bogor, Jawa Barat. Namun begitu melongok isi bedeng yang letaknya di antara rerimbunan sejumlah pohon buah tersebut, di dalamnya bertebaran biji-biji alpukat. Sejumlah biji itu tampak sudah bertunas bahkan biji-biji lain telah tumbuh batang serta berdaun.

Biji-biji alpukat yang dikumpulkan dari pasar itu sengaja ditumbuhkan memakai media campuran tanah dan sekam untuk menjadi batang bawah sejumlah varietas unggul alpukat yang diproduksi nurseri tersebut, seperti alpukat miki.

Saat ukuran batang alpukat sebesar ibu jari orang dewasa atau sekitar 1,5-2 bulan pascabiji ditanam, ia dipindah ke polibag untuk proses berikutnya, yakni menyambungkan dengan pucuk alpukat unggul melalui teknik sambung pucuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 1 = 5