Pulau Sampah Plastik

sampah-plastikSebuah pulau seukuran 2 kali Pulau Batam di utara Samudera Pasifik bagian menjadi istimewa sekaligus menjadi ironi dari kemajuan sebuah peradaban manusia yang konsumtif.

Pulau yang tidak bisa ditinggali itu memang tidak dibangun dari tanah atau batuan, seperti lazimnya sebuah pulau. Namun pulau yang populer disebut Great Pasific Garbage Patch itu merupakan tumpukan sampah plastik sebanyak 200-miliar yang datang dari segala penjuru dunia karena terbawa arus laut.

Pulau mengapung itu menurutĀ The United Nations Environment Program setiap kilometer perseginya terdiri atas 46.000 sampah plastik. Jumlah sampah itu bahkan disinyalir melebihi jumlah plankton yang hidup di kawasan itu dengan perbandingan 1:6. Diperkirakan tumpukan sampah yang 70% akan tenggelam dan merusak kehidupan di bawah laut itu akan terus-menrus bertambah seiring produksi sampah dunia yang saat ini mencapai 1,3-miliar ton setiap tahun dan diperkirakan mencapai 2,3 miliar ton pada 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

49 − = 48