Riset Jali: Dari Kanker Sampai Obesitas

jaliRiset tentang jali belum sebanyak riset pada mengkudu, misalnya. Dari sejumlah riset jali, peneliti dari Tiongkok paling banyak mempublikasikan hasil penelitian dari anggota famili Poaceae itu.

1.Y Bao dan kawan-kawan dalam jurnal Gastroenterol Hepatol 20(7) halaman 1046-1053 pada 2005 menyimpulkan jaringan cadangan makanan pada biji atau endosperm jali memiliki aktivitas antikanker dengan kadar toksisitas rendah.

Penelitian Bao tersebut menjelaskan endosperm biji jali mampu menghambat pertumbuhan kanker pankreas melalui mekanisme apoptosis atau proses aktif kematian sel. Riset tersebut juga mengungkapkan endosperm biji jali dapat menjadi agen kemoterapi.

2. Penelitian WC Hung dan rekan yang tertuang dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry 51(25) halaman 7333-7337 pada 2003 memperlihatkan ekstrak metanol biji jali mampu mengurangi perkembangan sel kanker pada tikus percobaan dengan menghambat produksi enzim COX-2 melalui mekanisme tumorigenesis atau perlindungan melawan perkembangan tumor.

3. JH Woo dan rekan dalam jurnal Cancer Biology Theraphy 6(12) halaman 2005-2011 pada 2007 mengungkapkan ekstrak jali mampu berperan sebagai antineoplasia. Neoplasia merupakan pertumbuhan sel yang abnormal. Pada percobaan JH Woo memakai sel kanker payudara MDA-MB-231 memperlihatkan ekstrak jali bisa menghambat pertumbuhan sel kanker payudara itu.

4. Riset SO Kim dan rekan yang tertuang dalam The American Journal of Chinese Medicine 35(2) halaman 297-308 pada 2007 memperlihatkan ekstrak biji jali bisa mencegah obesitas alias kegemukkan. Riset itu memakai tikus yang diinduksi ekstrak jali sebanyak 50 mg/100 gram bobot tubuh selama 8 pekan. Hasilnya? Perlakuan itu bisa mengatur aktivitas neuroendokrin di otak. Neuroendokrin adalah sel saraf dalam sistem saraf yang bisa memicu perubahan metabolisme di tubuh melalui hormon.

5. MY Lee dan rekan mengungkapkan dalam jurnal Food Chemical Toxicol 46(6) halaman 1933-1939 pada 2008 bahwa tepung jali mempunyai 5 senyawa penting penghambat kanker. Nilai IC50 yang merupakan konsentrasi antioksidan yang dapat meredam atau menghambat 50% radikal bebas mencapai 28,6 dan 72,6 mug/mL. Lee memakai jali varietas mayuen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 55 = 59