Usus Besar Sehat Dengan Talas Kimpul

Derita wasir selama 5 tahun plus ketakutan hadirnya penyakit kanker usus besar, membuat Suparjo (56 tahun) di Purwokerto, Jawa Tengah rajin memakan talas kimpul. Kakek 2 cucu itu saban 2 hari akan membeli talas kimpul di pasar, lantas mengukus 1-2 buah, tergantung ukuran untuk dijadikan penganan yang habis dalam sehari.

Kebiasaan yang sudah dijalani sejak medio 2016 itu terbukti berdampak besar pada kesehatan tubuhnya. “Wasir sudah jarang kambuh dan buang air besar selalu lancar. Tubuh juga jadi lebih enteng,” ujar pensiunan pegawai jawatan keretaapi tersebut.

Usus besar intestinum crassum memiliki fungsi mengabsorpsi air dan elektrolit dari kimus untuk membentuk feses padat serta menimbun bahan feses sampai dikeluarkan oleh tubuh. Di dalam usus besar tersebut terdapat populasi bakteri berguna, terutama basil kolon yang dapat mencerna sejumlah kecil selulosa yang bermanfaat sebagai sumber nutrisi lain untuk tubuh.

Talas kimpul Xanthosoma sagittifolium yang berlimpah karbohidrat mengandung polisakarida larut air yang berfungsi melancarkan pencernaan serta mendongkrak populasi bakteri berguna pada usus besar seperti bifidobacterium. Singkat kata kehadiran talas kimpul dapat membuat usus besar sehat.

Talas kimpul yang produksinya mencapai 825 ton pada 2013 itu juga mempunyai kandungan senyawa bioaktif diosgenin. Senyawa itu berdasarkan aneka riset terbukti bersifat antikanker, menghambat poliferase sel, serta berefek hipoglikemik alias menurunkan kadar gula darah. Konsumsi talas kimpul memang menyehatkan. Silakan coba!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

62 − = 52