Daun Sembung Redam Nyeri Rematik Sendi

Mirah Sutejo memang menderita rematik akut. Nyeri sendi plus nyeri tulang hingga bengkak acapkali mendera perempuan 41 tahun di Salatiga, Jawa Tengah itu. “Biasanya nyeri itu muncul saat terkena udara dingin,” katanya. Udara dingin memang memicu saraf pada persendian mengerut sehingga menimbulkan nyeri.

Mirah menuturkan, kondisi rematik sendi mulai membaik setelah beberapa kali meminum air rebusan daun sembung Blumea balsamifera. “Kebetulan kakak ipar punya penyakit rematik dan rajin minum air rebusan daun sembung,” tutur Mirah. Caranya, 4-5 lembar daun direbus dengan 1,5 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Mirah meminumnya sehari sekali saat pagi hari.

Daun sembung berasa pedas, sedikit pahit, hangat, dan berbau rempah. Metabolit utama pada daun sembung adalah minyak asiri seperti borneol, cineole, kamfora, diterpen, dan triterpen. Sekurangnya terdapat 50 komponen minyak asiri pada daun sembung. Minyak asiri itu yang membikin nyeri rematik sendi yang diderita Mirah membaik lantaran bersifat menghangatkan sekaligus menghilangkan rasa sakit (analgesik).

Daun yang mempunyai senyawa blumeatin yang berefek hepatoprotektor alias pelindung hati itu memang telah diriset sifat analgesik pada mencit putih dan terbukti menekan rasa sakit. Pun minyak asiri yang terkandung tak sekadar menghangatkan, tapi juga berkhasiat antiradang sehingga mampu menekan pembengkakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 2 =