Kuning Telur Burung Mamoa 69%

0
42
telur burung mamoa

Pernah mendengar burung Mamoa alias burung gosong maluku? Anggota keluarga Megapoda itu merupakan burung endemik Maluku Utara. Eulipoa wallacei tersebut memiliki sifat unik yakni tidak mengerami telurnya seperti jamaknya unggas lain. Burung mamoa betina akan membenamkan telur itu di dalam pasir serta memanfaatkan panas pasir yang diperoleh dari sinar matahari atau panas perut bumi selama 65-85 hari.

Salah salah satu lokasi dengan populasi burung mamoa terbesar di Maluku Utara terdapat di Kecamatan Galela. Secara turun temurun warga setempat memanen telur yang selalu dijaga burung mamoa jantan itu sebagai salah satu sumber makanan bergizi, selain menjualnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Di Kecamatan Galela terdapat 3 lokasi burung mamoa bertelur, yakni Pantai Denamabobane di Desa Limau, Pantai Tiabo (Desa Toweka), dan Pantai Uwo-uwo (Desa Mamuya). Namun seiring panen berlebihan juga kerusakan habitat akibat fragmentasi, populasi burung mamoa menyusut. Saat ini populasi burung mamoa di Maluku Utara diperkirakan berjumlah 36.000-40.000 ekor. Upaya konservasi untuk melindungi burung endemik itu memang perlu diusahakan.

burung mamoaTelur burung mamoa memiliki bobot 80-106 gram dengan proporsi kuning telur hingga 69%. Dibandingkan unggas lain, persentase kuning telur tersebut sangat besar: angsa (38,10%), kalkun (35,40%), mentok (45%), itik (36,30%), ayam kampung (39,20%), dan merpati (31,70%).

Jones dan rekan dalam Bird Families of the World: The Megapodes mengungkapkan bahwa proporsi kuning telur tinggi pada anggota keluarga Megapoda seperti burung mamoa itu tercipta lantaran embrio burung memerlukannya untuk pertumbuhan selama periode penetasan hingga keluar dari kerabang serta muncul di permukaan tanah sebagai burung mamoa sejati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here