Cara Pemangkasan Tanaman Jambu Batu

0
26
jambu batu

Salah satu perawatan tanaman jambu batu adalah pemangkasan. Pemangkasan tersebut dapat mempengaruhi produksi tanaman karena pemangkasan akan membuang bagian tidak produktif sehingga muncul tunas baru untuk produksi buah. Semakin banyak cabang tanaman yang dipangkas, semakin banyak muncul tunas produktif untuk menghasilkan buah.

Pemangkasan yang dilakukan secara serempak dapat memunculkan cabang baru, bunga serta buah bersamaan. Pemangkasan pada cabang yang tegak lurus dan terserang hama dan penyakit memiliki efek sama. Pemangkasan akan membuat pohon tidak menjadi tinggi dan produktivitas buah pada cabang yang dipangkas dapat maksimal karena aliran nutrisi dari akar dan hasil fotosintesis ke buah lebih cepat.

Pemangkasan dapat dilakukan secara berkala pada daun. Terdapat 2 teknik pemangkasan daun, yakni pemangkasan berat dengan cara mengunduli seluruh daun tanaman serta pangkas ringan dengan memangkas sekitar seperempat populasi daun di pohon.

Teknik pemangkasan berat pada tanaman itu efektif untuk membuahkan jambu batu di luar musim. Jarak waktu dari pemangkasan berat hingga jambu batu siap panen sekitar 6 bulan, sedangkan pemangkasan ringan 2,5-3 bulan.

Pemangkasan perlu diimbangi dengan pemberian pupuk supaya pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman tidak terganggu. Pada setiap tanaman dewasa dapat diberikan komposisi pupuk, yakni 25 kg pupuk kambing (setiap 6 bulan), 300-500 gram pupuk majemuk NPK (setiap 3 bulan), 1-2 gram pupuk daun (setiap 2 bulan), dan 3-4 cc pupuk hayati (setiap 1,5 bulan).

Untuk pengendalian hama, tanaman secara berkala perlu disemprotkan fungisida berbahan aktif propamocarb dan mankozeb secara berselang-seling setiap 2 minggu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here