Home » Archives by category » Bebeja Majalah (Page 2)
Mangga Dan Durian Candi Borobudur

Coba amati relief di Candi Borobudur di Desa Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi yang diarsiteki oleh Gunadarma menyimpan pahatan pohon durian peninggalan 1.300 tahun silam. Tak hanya durian, candi budha terbesar di dunia itu juga merekam buah lain. Salah satu relief di sisi barat tingkat 1 kaki rupadhatu menggambarkan buah mangga yang sedang diperebutkan […]

Continue reading …
Makna Banten Di Bali

Sebutannya persis seperti nama salah satu provinsi di Barat Pulau Jawa, yakni Banten. Namun di Bali, banten bermakna pemberian sesajen kepada dewa. Seperti termaktub dalam wacana Bhagawan Dwija, Maha Resi Markandeya adalah orang yang pertamakali memperkenalkan banten kepada penduduk di sekitar tempatnya bertapa di Desa Puakan, Taro-kini menjadi Kecamatan Tegallalang di Gianyar-pada abad ke-8. Sesajen […]

Continue reading …
Majalah Bebeja.com Volume 2

Hanya 4 huruf yang membangun kata ikan sehingga bermakna. Meski sedikit huruf, tapi kata ikan memang tak bisa lepas dari peradaban manusia. Ia diburu, dibudidaya, hingga menjadi satwa klangenan yang bernilai tinggi. Bukan hanya ikan yang hidup di laut, tapi juga air tawar. Ikan memang sulit dipisahkan dari kita. Coba renungkan betapa bangsa Jepang yang […]

Continue reading …
Rawat Kelomang Cegah Mati

Adik-adik pernah memiliki kelomang (bahasa sunda, red) alias kumang? Hewan anggota keluarga udang itu sungguh lucu dan menggemaskan. Ia akan keluar dari cangkang setelah ditiup. Sudah pernah mencoba? Adik-adik, sesungguhnya kelomang tidak dapat membuat rumah sendiri. Ia terpaksa meminjam cangkang lain untuk melindungi perutnya yang lunak. Cangkang itu dipilih sesuai bobot dan ukuran tubuh. Mirip-mirip […]

Continue reading …
Taman Maskoki China

Beberapa anak berdiri mengelilingi kolam angka delapan. Sesekali terdengar jeritan mereka saat belasan maskoki gagal diserok. Itulah salah satu kegiatan anak-anak┬ádi Taman Jinlin di Kota Guangzhou, China Selatan setiap akhir pekan. Dengan membayar 10 yuan atau setara Rp10.000 per orang, anak-anak itu bebas menyerok 3 maskoki. Biaya itu sudah termasuk sewa alat serok, kantung plastik, […]

Continue reading …