Cangkok Jambu Kristal

Ikhsan (30 tahun) di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, girang saat sukses mencangkok jambu kristal pada medio 2020. Jambu biji asal Taiwan berumur 5 tahun peninggalan sang ayah, disesaki cangkokan. Tak kepalang tanggung, setiap cabang bisa memuat 3 cangkokan. Total jenderal 1 pohon itu dijumpai sekitar 50 cangkokan. “Semuanya berhasil,” ujarnya.

Seorang penangkar buah menolong Ikhsan saat mencangkok. Teknik mencangkok jambu minim biji dengan citarasa manis segar tersebut tidak ada yang khusus. Ikhsan menuturkan, setelah kambium dibuang sepanjang 6-7 cm dengan sayatan pisau, luka itu ditutup memakai media tanam cocopeat dicampur zat perangsang tumbuh Rootone F dengan dibebat plastik.

Setelah 3 pekan, sejumlah cangkokan mulai dijumpai kalus alias akar kecil. “Setelah 2 bulan dipisahkan dari induk,” kata Ikhsan. Riset Tience Elizabet Pakpahan dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Medan, tertuang di Agrica Ekstensia Volume 9 No. 2 pada 2015 menjelaskan, bila pemakaian cocopeat dan Rootone pada cangkok jambu kristal mendorong kemunculan lebih banyak akar.

Akar banyak tersebut akan meningkatkan kemampuan tanaman untuk menyerap nutrisi. Pada penelitian itu, Tience juga menjelaskan bila pemakaian zat perangsang tumbuh selain mempercepat pertumbuhan akar, juga meningkatkan keseragaman pertumbuhan dan panjang akar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *