Cara Pemberian Pakan Lele

0
22
budidaya lele

Pemberian pakan lele tidak boleh dilakukan sembarangan. Secara umum, pertumbuhan ikan terjadi bila jumlah energi pakan lebih besar daripada kebutuhan ikan untuk tumbuh. Jika energi pakan kurang, maka proses pertumbuhan ikan terganggu.

Kesalahan dalam pemberian pakan dapat memicu kemunduran waktu panen lele. Pemberian pakan itu perlu disesuaikan dengan umur ikan agar pertumbuhan optimal. Penelitian memperlihatkan kebutuhan energi pakan lele harus mencapai 7,4-12 kkal/gram.

Peternak juga perlu memahami pembagian jenis pakan ikan berdasarkan bentuk, sumber, dan kontribusi pada pertumbuhan ikan. Bentuk pakan lele beragam seperti bentuk larutan, tepung, dan butiran. Bentuk itu sudah disesuaikan dengan umur dan kemampuan ikan dalam mengonsumsi.

panen leleBentuk larutan dipakai sebagai pakan larva berumur 2-20 hari dengan komposisi bahan, yaitu kuning telur bebek atau ayam plus vitamin dan mineral. Pakan bentuk larutan ada 2 macam, yakni emulsi dan suspensi. Pada pakan bentuk emulsi, bahan terlarut menyatu dengan air pelarut. Berbeda dengan suspensi yang bahan terlarut tidak menyatu dengan air pelarut.

Berikutnya, pakan tepung atau meals. Pakan tepung memiliki komposisi seperti pakan untuk pembesaran lele itu, dipakai sebagai pakan burayak umur 20-40 hari. Pakan tepung diperoleh dengan menghaluskan pakan jadi. Burayak yang mencapai umur 40-80 hari dapat diberikan pakan butiran.

Saat lele mencapai umur 80-120 hari, beri pakan bentuk remah atau crumble. Pakan itu diperoleh dengan cara menghancurkan kasar pakan jadi. Selanjutnya, pemakaian pakan pelet dilakukan saat ikan memasuki tahap pembesaran. Lele yang mengonsumsi pakan pelet memiliki ukuran mulut terbuka lebih dari 2 mm. Ukuran pakan pelet rata-rata 1 mm. Semakin besar ukuran mulut lele seiring pertumbuhan, maka ukuran pelet juga semakin besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here