Demam Berdarah? Pakai Daun Pepaya

daun-pepaya

Serangan demam berdarah (DB) saban tahun mewabah di berbagai daerah di Indonesia. Demam berdarah oleh virus dengue yang masuk ke aliran darah melalui perantara nyamuk Aedes itu, bila tidak segera ditangani berujung kematian.

Gejala demam berdarah selain nyeri otot, sakit kepala, serta muncul bintik-bintik merah pada kulit adalah anjloknya nilai trombosit dari kondisi normal 150.000-450.000 mm3.

Demam berdarah juga masalah di India. Yang menarik, untuk mendongkrak nilai trombosit, warga India meminum air rebusan daun pepaya. Sejumlah penangkar pepaya di New Delhi kebanjiran order lantaran warga ramai-ramai menanam pepaya di rumah.

Pengalaman empiris daun pepaya itu menarik perhatian peneliti, meski belum ada riset sahih yang membuktikan bila senyawa daun pepaya bisa melambungkan nilai trombosit. Namun banyak dokter di New Delhi keheranan saat pasien demam berdarah, segera mengembalikan kondisi normal trombosit. Suronjit Chattejee dari Indraprashtha Apollo Hospitals melaporkan banyak pasiennya pulang dengan trombosit normal setelah 2-3 hari meminum air rebusan serta jus daun pepaya.

Konsumsi daun pepaya untuk penderita demam berdarah bisa ditempuh dengan 2 cara. Pertama, merebus 1 lembar daun pepaya yang telah dicacah dengan 5 gelas air dan tersisa 2 gelas untuk diminum 2 kali. Kedua, dengan membuat daun pepaya menjadi jus.

Reeti Chabra dari RS Sir Ganga Rama menuturkan banyak pasien segera melambung nilai trombositnya setelah 2 hari meminum jus daun pepaya. Jadi, mulai, tanam pepaya di rumah Anda sebagai obat demam berdarah.

12 Responses to Demam Berdarah? Pakai Daun Pepaya

  1. Wah pengetahuan baru lagi dan ada di kebun rumah. Senangnya bermanfaat.

  2. avatar rahmah jati

    Artikel yang sangat membantu sekali..

  3. ilmu yang bermanfaat.

  4. Sangat menambah wawasan dan pengetahuan.

  5. Wah banyak di kebunku tuh thanks infonya ya.

  6. avatar Natalie Bolle

    Terimakasih bebeja, saya suka bangat dengan daun pepaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *