Geliat Tanam Kencur

Sri Wulandari (40 tahun) penyuka jamu beras kencur. “Dari kecil terbiasa meminum beras kencur,” ujar pegawai kantor di bilangan Jalan Sudirman Yogyakarta itu. Sri mafhum sejumlah khasiat dan manfaat beras kencur, seperti mencegah masuk angin dan sariawan sampai mengatasi kembung. Rimpang kencur merupakan salah satu bahan baku beras kencur kesukaan ibu 3 anak tersebut.

Nun di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Tohir menanam rimpang kencur sejak 2016. Kakek 1 cucu itu mengelola 25 bedengan Kaempferia galanga, masing-masing sepanjang sekitar 15 m dengan lebar 1 m serta tinggi bedengan 15-20 cm. Tohir mengatur jarak antarbedengan selebar ubin keramik.

Tohir menuturkan pernah menikmati harga kencur tinggi, Rp60.000/kg pada Maret 2020. Saat ini berkisar Rp25.000/kg. Meski harga menurun, Tohir bertahan menanam. Alasanya,”Perawatan kencur mudah dan bisa ditinggal mengurus sawah,” katanya. Dari pengamatan bebeja.com, penanaman rimpang yang diperlukan industri rokok dan kosmetika itu, dijumpai sampai Cikarang serta Karawang.

Perawatan gampang serta mudah menjual menjadi magnet bagi Mulyono di Kudus, Jawa Tengah. Ia menanam kencur di lereng bukit di lahan 2.000 m2. Bibit kencur ditanam saat memasuki musim penghujan. Mulyono memberi pupuk kandang pada awal penanaman. Selepas 1,5 bulan, ia menabur pupuk Urea (50 Kg), TSP (25 Kg), serta KCl (25 Kg). Pemupukan tersebut diulang menginjak tanaman berumur 5 bulan. Pada umur 8 bulan, rimpang kencur siap dipanen.

Penanaman anggota famili Zingiberaceae di lereng bukit ternyata menyodorkan keuntungan bagi Mulyono. “Tidak ada air tergenang sewaktu hujan,” katanya. Harap mafhum, air menggenang momok pekebun kencur karena rimpang yang mengandung 2,4-3,9% minyak asiri tersebut menjadi rentan terserang penyakit busuk umbi yang menggagalkan panen.

Saat panen Mulyono menyebutkan, beberapa pengepul siap menampung.”Harga mengikuti harga pasar saat itu,” katanya. Mulyono akan mencuci rimpang kencur panen tersebut, lantas mengeringanginkan sebelum dikemas dalam karung. “Alhamdullilah, setiap kali panen bisa menyetor 5-6 kuintal,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *