Seleksi Benih Metode Larutan Garam

Bagaimana cara menyeleksi benih bermutu? Gunakan metode larutan garam.

1. Masukkan air ke dalam wadah atau toples.

2. Berikutnya masukkan telur ayam ke dalam wadah atau toples berisi air tadi. Telur ayam akan berfungsi sebagai penanda ketika larutan garam sudah siap untuk digunakan.

3. Kemudian masukkan garam dapur perlahan-lahan ke dalam air sambil diaduk hingga garam larut. Penambahan garam dihentikan ketika telur sudah naik ke permukaan air.

4. Selanjutnya masukkan benih yang akan ditanam ke dalam larutan garam tersebut.

5. Benih mengapung adalah benih tidak bagus kualitasnya sehingga perlu segera disisihkan. Benih tenggelam adalah benih yang baik. Benih-benih tersebut diambil dan dicuci untuk selanjutnya disemai, tetapi sebelumnya cuci dahulu benih memakai air bersih untuk menghilangkan larutan garam tersisa.

6. Sebelum ditanam, benih sebaiknya dikeringanginkan selama semalam agar pertumbuhannya bisa dominan seragam.

8 Responses to Seleksi Benih Metode Larutan Garam

  1. Garamnya bisa memakai garam dapur?

  2. avatar Bambang Triono

    Biasanya, benih terong, tomat, waluh, serta lainnya dalam kondisi kering (karena dijemur untuk disimpan), sehingga kalau direndam air, semua akan mengambang? Apakah seleksi benih metode larutan garam juga bisa dipakai? Terimakasih

    • Bapak Bambang Triono, larutan garam juga dapat dipakai untuk kondisi serupa dalam menyeleksi benih siap tumbuh.

  3. Selain bibit di atas, bibit apa saja yang bisa memakai metode tersebut itu.

  4. Kenapa ya harus menggunakan garam?

    • Garam merupakan standar pengujian benih yang bernas selain memakai larutan ZA dan air. Garam mempunyai kelebihan tersendiri, terutama dalam menjaga kesehatan benih dari patogen seperti cendawan. Kehadiran cendawan misalnya bisa menghambat perkecambahan benih. Semoga membantu. Salam bebeja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *