Pitbull Penjaga Tangguh

Pernah melihat sosok pitbull? Anjing bertampang seram yang dapat mencapai tinggi 56 cm itu istimewa. Pitbull tak kenal rasa takut.

Anjing asal Amerika bertemperamen keras dan ogah mengalah itu mampu menahan sakit. Keunggulan tersebut membuatnya terpilih sebagai anjing pemburu dan petarung sejak 1800-an.

Meski terlahir sebagai pemburu, pitbull bisa menjadi satwa klangenan, bahkan tidak akan menganggu anak-anak. Di balik muka seram, pitbull setia, penurut, cepat menangkap perintah, dan tidak berisik. Ia dapat berteman serta tak lekas marah bila diganggu sekalipun.

Perlu latihan agar pitbull menjadi satwa klangenan. Anak pitbull harus dari induk yang tidak pernah dilatih sebagai anjing aduan. Setiap pagi dan sore hari, anjing dibawa berkeliling di dalam serta luar rumah untuk beradaptasi. Hindari berjumpa dengan anjing lain supaya nafsu menyerangnya tidak keluar.

Agar tidak bosan, pitbull sesekali diajak berlari mengitari lapangan. Kalau bisa beralas rumput. Rumput berguna merelaksasi kaki pitbull yang dipelihara dalam kandang besi. Latihan berlari bisa dikombinasi treadmill untuk melatih kecepatan dan kekuatan otot kaki.

Kekuatan leher dan gigi dilatih memanfaatkan ban kendaraan. Caranya, menggantungkan ban itu ke atas tiang dan perintahkan sang anjing menggigit. Rahang pitbull kian kuat dengan menu dengkul tulang sapi. Dalam tempo 6 bulan setelah pelatihan itu, pitbull menjelma menjadi satwa klangenan sekaligus penjaga rumah.

Penampilan prima pitbull tak lepas dari pakan. Selain menyusu, anak pitbull bisa diberi susu formula bayi. Tiga sampai empat bulan setelah lepas sapih, anak pitbull diberi pakan anjing yang sebelumnya direndam air hangat supaya pakan mudah dikunyah. Berselang sebulan, pitbull remaja bisa menyantap pakan anjing yang dicampur minyak ikan serta multivitamin. Pakan serupa juga diberikan pada pitbull dewasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *