Sehat Ala Lansia Singapura

Bila Anda pernah menginjak Bandara Changi, Singapura, terlihat sejumlah lansia (lanjut usia) sibuk dengan aneka aktivitas. Mereka merawat tanaman di berbagai penjuru terminal hingga membersihkan peturasan. Di luar bandara, para lansia tersebut mudah ditemui di pusat jajanan seperti kedai makan, restoran hingga karyawan toko.

Para lansia itu tidak bekerja tanpa tujuan. Itulah sehat ala lansia di Negeri Singa itu dengan melakukan beragam kegiatan. Sejatinya, Pemerintah Singapura menetapkan usia pensiun pada umur 63 tahun. Selepas itu, mereka dapat bekerja paruh waktu untuk mengisi kesibukan selama menjalani pensiun. Kebijakan itu sudah berjalan lebih dari 20 tahun.

Adalah Lee Kuan Yew, perdana menteri sohor yang mencetuskan ide tersebut. Ia ingin para lansia di Negeri Tumasik itu bisa tetap bugar, menghindari kebosanan, dan serta mengurangi pikun. Caranya? Dengan memberi aktivitas yang sifatnya sukerela dengan jam kerja sedikit.

Meskipun sukarela, para lansia itu, tetap mendapatkan imbalan sekitar 30 dolar singapura setiap jam. Mereka dibatasi bekerja 6 jam sehari. Sesungguhnya, para lansia itu sudah mendapatkan pensiun dari pemerintah andai mereka berdiam di rumah sekalipun. Namun dari sisi kesehatan, pemerintah berharap para lansia itu tetap sehat dan bugar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *